Washington– Dunia sedang berada di tahun paling panas sepanjang catatan sejarah, menurut analisis cuaca nasional AS. Kejadian ini menyebabkan seluruh dunia mengalami kekeringan. dan mengganggu pertanian.
Selama 6 bulan pertama tahun ini, menjadi lebih hangat dibandingkan dengan semester pertama tahun 1998 yang sebelumnya menjadi pemegang rekor dengan 0,03 derajat Fahrenheit, kata Jay Lawrimore, kepala analisis iklim di National Climatic Data Center AS.
Sebuah periode pola cuaca El Nino dianggap menjadi penyebab suhu panas secara global ini. “Kita memiliki episode El Nino di bagian awal tahun yang sekarang memudar tetapi telah memberikan kontribusi untuk suhu panas tidak hanya di Pacifik, tetapi juga khatulistiwa sehingga memberikan kontribusi pula kepada pemanasan secara global,” kata Lawrimore.
Suhu panas yang tidak besar telah hadir di sebagian besar wilayah Kanada, Afrika, samudera tropis dan bagian Timur Tengah. Thailand bagian utara sedang berjuang melalui kekeringan terburuk dalam 20 tahun terakhir, sementara Israel di tengah kekeringan terpanjang dan paling parah sejak tahun 1920-an. Di Inggris, tahun ini telah menjadi waktu yang paling kering sejak 1929. Tidak hanya itu, wilayah es kutub telah mulai mencair dan menipis.
“Tahun ini fakta bahwa episode El Nino telah berakhir dan kemungkinan transisi ke La Nina sehingga memiliki pengaruh pendinginan pada suhu rata-rata global di mana mungkin kita tidak akan berakhir sampai dengan tahun terpanas secara keseluruhan,” ujar Lawrimore seperti dikutip dari Yahoo News. Untuk AS, Januari sampai Juni ini sedikit lebih hangat daripada rata-rata,” kata Lawrimore.
Berdasarkan skala perkembangan La Nina, kejadian alam ini mungkin datang pada bulan Juli dan Agustus, menurut menurut Badan Kelautan dan Atmosfer AS. Meskipun La Nina berarti pendinginan global, transisi biasanya membawa cuaca panas dan kering untuk bidang pertanian di wilayah barat AS.
“Ini akan sangat hangat di wilayah timur Nebraska, Iowa, bagian barat Missouri,” kata Donald Keeney, ahli meteorologi pertanian senior di CROPCAST Ag Services. Tapi ahli meteorologi di Departemen Pertanian AS, Eric Luebehuse, mengatakan bahwa dampak dari La Nina biasanya tertunda di Amerika Serikat yang berarti kabar baik bagi petani jagung.
“Kebanyakan tanaman sudah dalam tahap reproduksi,” katanya. “Jadi jika Anda dapat bertahan melalui beberapa minggu ke depan, Anda akan melewati titik yang benar-benar berbahaya di mana Anda dapat kehilangan hasil akibat cuaca panas.”
Sabtu, 31 Juli 2010
Bisphenol A / BPA pemicu Kanker
London--Bahaya pemakaian botol susu yang mengandung zat kimia Bisphenol A atau lebih dikenal sebagai BPA, terus menjadi perdebatan. Bahkan para ilmuwan Inggris menyerukan agar botol-botol susu tersebut dilarang. Alasannya, ada bukti kuat yang mengaitkan BPA dengan risiko kanker payudara.
BPA banyak digunakan pada produk-produk plastik. Bahan kimia tersebut saat ini kian menimbulkan kekhawatiran para ilmuwan internasional seperti Inggris, AS dan Kanada. Organisasi Kanker Payudara Inggris, Breast Cancer UK seperti dilansir AFP, Selasa (1/12) menyerukan pemerintah Inggris untuk melarang botol-botol susu bayi dari plastik yang mengandung BPA.
Lembaga AS, Endocrine Society pada Juni lalu mendesak adanya studi yang lebih baik mengenai BPA. Lembaga tersebut juga menyampaikan riset yang menunjukkan bahwa BPA bisa berdampak pada jantung wanita dan secara permanen merusak DNA tikus.
Dikatakan Vyvyan Howard dari institut riset ilmu biomedis Universitas Ulster, saat ini masih terlalu sedikit yang diketahui mengenai bahaya potensial BPA. Namun bayi-bayi harus dilindungi dari bahaya BPA. “Bayi-bayi dalam tahun pertama mereka belum sepenuhnya memiliki kemampuan membersihkan BPA dari tubuh mereka secepat orang dewasa,” kata Howard.
“Sistem hormon mereka juga lebih rentan akan perubahan halus yang bisa berdampak pada risiko jangka panjang mereka akan penyakit kanker dan kondisi kronis lainnya,” imbuhnya. Howard menekankan perlunya menghentikan pemakaian botol susu yang mengandung BPA atau pilihlah produk-produk botol susu plastik yang bebas dari BPA atau diberi label “BPA free”.
Breast Cancer UK mengeluarkan statemen bahwa saat ini “ada bukti ilmiah yang jelas dan kuat” dari eksperimen-eksperimen laboratorium yang mengaitkan terpaan level rendah BPA dengan meningkatnya risiko kanker payudara dan kondisi kronis lainnya.
BPA banyak digunakan pada produk-produk plastik. Bahan kimia tersebut saat ini kian menimbulkan kekhawatiran para ilmuwan internasional seperti Inggris, AS dan Kanada. Organisasi Kanker Payudara Inggris, Breast Cancer UK seperti dilansir AFP, Selasa (1/12) menyerukan pemerintah Inggris untuk melarang botol-botol susu bayi dari plastik yang mengandung BPA.
Lembaga AS, Endocrine Society pada Juni lalu mendesak adanya studi yang lebih baik mengenai BPA. Lembaga tersebut juga menyampaikan riset yang menunjukkan bahwa BPA bisa berdampak pada jantung wanita dan secara permanen merusak DNA tikus.
Dikatakan Vyvyan Howard dari institut riset ilmu biomedis Universitas Ulster, saat ini masih terlalu sedikit yang diketahui mengenai bahaya potensial BPA. Namun bayi-bayi harus dilindungi dari bahaya BPA. “Bayi-bayi dalam tahun pertama mereka belum sepenuhnya memiliki kemampuan membersihkan BPA dari tubuh mereka secepat orang dewasa,” kata Howard.
“Sistem hormon mereka juga lebih rentan akan perubahan halus yang bisa berdampak pada risiko jangka panjang mereka akan penyakit kanker dan kondisi kronis lainnya,” imbuhnya. Howard menekankan perlunya menghentikan pemakaian botol susu yang mengandung BPA atau pilihlah produk-produk botol susu plastik yang bebas dari BPA atau diberi label “BPA free”.
Breast Cancer UK mengeluarkan statemen bahwa saat ini “ada bukti ilmiah yang jelas dan kuat” dari eksperimen-eksperimen laboratorium yang mengaitkan terpaan level rendah BPA dengan meningkatnya risiko kanker payudara dan kondisi kronis lainnya.
Kanker payudara pada Pria..........
Manchester–Walaupun jarang terjadi, kanker payudara juga bisa menyerang para pria. Sama seperti pada wanita, salah satu faktor risiko pada pria adalah kelainan genetik yang bisa diturunkan. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Genetics, gen yang telah bermutasi itu adalah BRCA2. Dikutip dari AOL Health, Rabu (7/7), gen tersebut ditemukan pada 1 di antara 12 pria.
Seorang pria yang mewarisi gen tersebut punya peluang 7,1 persen untuk terkena kanker payudara pada usia 70 tahun. Risikonya meningkat menjadi 9 persen ketika pria tersebut memasuki usia 80 tahun. Risiko tersebut memang jauh lebih kecil dibandingkan pada wanita, yang mencapai 60 persen. Namun penelitian itu menyarankan para pria untuk tetap waspada, terutama jika mulai mengalami gejala kanker payudara.
Dikutip dari MayoClinic, gejala kanker payudara antara lain meliputi:
1. Kerutan di kulit payudara
2. Penebalan pada jaringan payudara
3. Perubahan pada puting susu, baik bentuk maupun warna kemerahan
Menurut data American Cancer Society, tak kurang dari 200.000 wanita dan 2.000 pria terserang kanker payudara tahun lalu. Sekitar 40.000 wanita dan 390 pria di antaranya meninggal karena penyakit tersebut. Faktor genetik bukan satu-satunya faktor risiko kanker payudara pada pria. Menurut Evans, faktor lainnya meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Kelebihan berat badan
2. Esterogen berlebih
3. Payudara berukuran besar
4. Memiliki kelainan genetik langka seperti Klinefelter syndrome
“Memang jumlahnya sedikit, hanya satu di antara 1.000 pria yang terkena kanker payudara,” ungkap Gareth Evans, pakar genetika dari Manchester Academic Health Science Center yang melakukan penelitian tersebut.
Seorang pria yang mewarisi gen tersebut punya peluang 7,1 persen untuk terkena kanker payudara pada usia 70 tahun. Risikonya meningkat menjadi 9 persen ketika pria tersebut memasuki usia 80 tahun. Risiko tersebut memang jauh lebih kecil dibandingkan pada wanita, yang mencapai 60 persen. Namun penelitian itu menyarankan para pria untuk tetap waspada, terutama jika mulai mengalami gejala kanker payudara.
Dikutip dari MayoClinic, gejala kanker payudara antara lain meliputi:
1. Kerutan di kulit payudara
2. Penebalan pada jaringan payudara
3. Perubahan pada puting susu, baik bentuk maupun warna kemerahan
Menurut data American Cancer Society, tak kurang dari 200.000 wanita dan 2.000 pria terserang kanker payudara tahun lalu. Sekitar 40.000 wanita dan 390 pria di antaranya meninggal karena penyakit tersebut. Faktor genetik bukan satu-satunya faktor risiko kanker payudara pada pria. Menurut Evans, faktor lainnya meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Kelebihan berat badan
2. Esterogen berlebih
3. Payudara berukuran besar
4. Memiliki kelainan genetik langka seperti Klinefelter syndrome
“Memang jumlahnya sedikit, hanya satu di antara 1.000 pria yang terkena kanker payudara,” ungkap Gareth Evans, pakar genetika dari Manchester Academic Health Science Center yang melakukan penelitian tersebut.
Gado - Gado Juara ITALIA
Napoli – Menu gado-gado komplit racikan jurumasak Indonesia Paula Astrid Unu dinobatkan sebagai Juara I kategori tampilan sajian pada Liotorale Flegreo Nel Mondo (Lomba Masak Internasional) 2010 di Napoli, Italia, Rabu (28/7).
Untuk Juara I kategori rasa diraih jurumasak Italia Francesco Carannante dengan Gnocchi sebagai menu andalan. Sementara Juara I teknik pengeloaan makanan direbut jurumasak Bulgaria Andon Andonov dengan menyajikan kebab kambing.
Litorale Flegreo Nel Mondo yang tahun ini merupakan edisi ke-6 diikuti peserta dari Albania, Amerika Serikat, Belarusia, Brazil, Bulgaria, Cape Verde, India, Indonesia, Italia, Kroasia, Maroko, Meksiko, Mesir, dan Tunisia. Penilaian kepiawaian di bidang gastronomi itu dilakukan dua kali yakni pertama pada sesi pagi oleh dewan juri dipimpin Ketua Asosiasi Jurumasak wilayah Campagnia, Italia, Gaetano Riccio.
“Aspek yang dinilai mencakup proses pembuatan makanan dari berbagai negara peserta mulai dari rasa, teknik dan tampilannya,” tutur Konselor Pensosbud KBRI Roma Musurifun Lajawa kepada detikcom. Adapun penilaian kedua dilakukan pada sesi malam oleh sedikitnya 300 tamu undangan, yang memberikan penilaian melalui voting sambil menikmati makanan eksotis dari berbagai negara peserta dalam suasana santai dan akrab.
Sebelumnya pada 13 Juli lalu Indonesia melalui Dubes RI untuk Italia Mohamad Oemar juga telah memperoleh penghargaan Litorale Flegreo Nel Mondo 2010 untuk partisipan loyal. Penghargaan disampaikan pada resepsi yang dihadiri kalangan diplomatik, pejabat pemerintah dan dunia usaha di Napoli.
Untuk Juara I kategori rasa diraih jurumasak Italia Francesco Carannante dengan Gnocchi sebagai menu andalan. Sementara Juara I teknik pengeloaan makanan direbut jurumasak Bulgaria Andon Andonov dengan menyajikan kebab kambing.
Litorale Flegreo Nel Mondo yang tahun ini merupakan edisi ke-6 diikuti peserta dari Albania, Amerika Serikat, Belarusia, Brazil, Bulgaria, Cape Verde, India, Indonesia, Italia, Kroasia, Maroko, Meksiko, Mesir, dan Tunisia. Penilaian kepiawaian di bidang gastronomi itu dilakukan dua kali yakni pertama pada sesi pagi oleh dewan juri dipimpin Ketua Asosiasi Jurumasak wilayah Campagnia, Italia, Gaetano Riccio.
“Aspek yang dinilai mencakup proses pembuatan makanan dari berbagai negara peserta mulai dari rasa, teknik dan tampilannya,” tutur Konselor Pensosbud KBRI Roma Musurifun Lajawa kepada detikcom. Adapun penilaian kedua dilakukan pada sesi malam oleh sedikitnya 300 tamu undangan, yang memberikan penilaian melalui voting sambil menikmati makanan eksotis dari berbagai negara peserta dalam suasana santai dan akrab.
Sebelumnya pada 13 Juli lalu Indonesia melalui Dubes RI untuk Italia Mohamad Oemar juga telah memperoleh penghargaan Litorale Flegreo Nel Mondo 2010 untuk partisipan loyal. Penghargaan disampaikan pada resepsi yang dihadiri kalangan diplomatik, pejabat pemerintah dan dunia usaha di Napoli.
Vaksin Tumor....
London–Untuk kali pertama vaksin pencegah berbagai jenis kanker akan tersedia di pasaran dalam lima tahun mendatang. Karena bekerja pada sistem hormonal, vaksin tersebut juga bisa dipakai sebagai alat kontrasepsi.
Jenis kanker yang bisa dicegah oleh vaksin yang dikembangkan oleh Celldrex Therapetics ini cukup beragam. Di antaranya adalah kanker payudara, kanker usus dan kanker serviks atau leher rahim.
Vaksin yang diproduksi oleh perusahaan asal Amerika ini bekerja dengan memperkuat sistem imun dan mengontrolnya untuk menyerang hormon hCG, hormon yang dikenal sebagai penanda kehamilan. Hormon tersebut ditemukan pada 50 persen pasien kanker prostat dan pankreas, serta pada beberapa penderita tumor payudara, usus dan serviks.
Karena bekerja pada hormon yang sama dengan hormon kehamilan, vaksin tersebut nantinya akan dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi jangka pendek. Efeknya akan hilang dan akseptor (peserta program kontrasepsi) akan kembali subur setelah pemakaian vaksin dihentikan selama 1 tahun.
Pada penderita tumor, penyuntikan vaksin tersebut akan mencegah sel kanker untuk menyebar. Tidak hanya itu, Profesor Ray Iles dari Middlesex University yang menciptakan vaksin tersebut mengklaim bahwa sel kanker bahkan bisa menyusut karenanya.Saat ini, pengujian tengah dilakukan terhadap 60 pasien kanker prostat. Prof Iles mengatakan, uji praklinis pada binatang telah dilakukan sebelumnya dan memberikan hasil yang luar biasa bagus.
Apabila uji klinis pada 60 pasien itu memberikan hasil yang sama bagusnya, maka pengujian akan kembali dilakukan dengan skala lebih besar sebelum dapat dipasarkan.“Vaksin ini punya potensi besar untuk membantu kita membuat langkah besar dalam menangani kanker,” ungkap Prof Iles, dikutip dari Dailymail, Rabu (14/7).
Jenis kanker yang bisa dicegah oleh vaksin yang dikembangkan oleh Celldrex Therapetics ini cukup beragam. Di antaranya adalah kanker payudara, kanker usus dan kanker serviks atau leher rahim.
Vaksin yang diproduksi oleh perusahaan asal Amerika ini bekerja dengan memperkuat sistem imun dan mengontrolnya untuk menyerang hormon hCG, hormon yang dikenal sebagai penanda kehamilan. Hormon tersebut ditemukan pada 50 persen pasien kanker prostat dan pankreas, serta pada beberapa penderita tumor payudara, usus dan serviks.
Karena bekerja pada hormon yang sama dengan hormon kehamilan, vaksin tersebut nantinya akan dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi jangka pendek. Efeknya akan hilang dan akseptor (peserta program kontrasepsi) akan kembali subur setelah pemakaian vaksin dihentikan selama 1 tahun.
Pada penderita tumor, penyuntikan vaksin tersebut akan mencegah sel kanker untuk menyebar. Tidak hanya itu, Profesor Ray Iles dari Middlesex University yang menciptakan vaksin tersebut mengklaim bahwa sel kanker bahkan bisa menyusut karenanya.Saat ini, pengujian tengah dilakukan terhadap 60 pasien kanker prostat. Prof Iles mengatakan, uji praklinis pada binatang telah dilakukan sebelumnya dan memberikan hasil yang luar biasa bagus.
Apabila uji klinis pada 60 pasien itu memberikan hasil yang sama bagusnya, maka pengujian akan kembali dilakukan dengan skala lebih besar sebelum dapat dipasarkan.“Vaksin ini punya potensi besar untuk membantu kita membuat langkah besar dalam menangani kanker,” ungkap Prof Iles, dikutip dari Dailymail, Rabu (14/7).
Jumat, 30 Juli 2010
Selamat tinggal Jakarta
Jakarta - Diam-diam Presiden SBY sempat memikirkan lokasi baru pusat pemerintahan. Rumitnya persoalan kemacetan di ibu kota Jakarta, mendorong SBY memikirkan pemindahan pusat pemerintahan. Bagaimana kemungkinannya?
Dalam benak SBY, barangkali, pemindahan pusat pemerintahan itu harusnya seperti Brazil yang memindahkan ibu kotanya begitu jauh dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Atau Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, dan Jerman dari Bonn ke Berlin. Karena jauh akhirnya orang pada pindah rumah.
Almarhum Prof Oto Sumarwoto dari Universitas Padjadjaran pernah menyatakan, kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet. Namun kalau dekat, misalnya di Jonggol atau Sentul, niscaya orang Tangerang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Depok tetap tinggal di rumahnya dan berkantor di ibu kota baru. Jalan jauh dan kemacetan pun terus berlangsung.
Dalam konteks ini, pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibu kota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dilakukan. Itulah yang dilakukan oleh Amerika Serikat, Jepang, Australia, Jerman, dan Brazil sebagaimana disebutkan di awal tulisan ini. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibu kotanya dari Jakarta ke Yogyakarta pada 1946 bahkan pernah pula ke Bukittinggi, Sumatra Barat, pada 1948.
Di 1950 Presiden Soekarno pernah membuat wacana memindahkan Ibu kota ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tapi itu hanya wacana tanpa tindak lanjut. Over populasi (jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibu kotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka.
Jepang ingin memindahkan ibu kotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu karena wilayah kota Seoul dan sekitarnya jumlah penduduknya sudah mencapai 22 juta. Bekas ibukota AS, New York dan sekitarnya total penduduknya mencapai 22 juta jiwa.
Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur, jumlah penduduk Jakarta membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.
Kemacetan Jakarta dan sekitarnya, yang menjadi sorotan pers dalam beberapa hari terakhir, kiranya tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomis (Kompas, 26/0710). Kerugian yang dialami juga menyangkut kerugian sosial dan psikis.
Kini kita melihat, di Jakarta kendaraan merambat perlahan. Teriakan klakson bergantian. Saling mendahului. Polisi dengan masker menutupi hidung sesekali melambaikan tangan. Jalan seakan menyempit. Tak lagi mampu menampung deretan kendaraan yang berlomba mencapai tujuan.
A Sonny Keraf, Menteri Lingkungan Hidup era Presiden Megawati menyingkapkan bahwa agar Jakarta tidak bertambah parah macetnya, penting adanya larangan bagi pembangunan baru untuk minimal tiga bidang.
Pertama, tidak boleh ada lagi penambahan pembangunan mal atau pusat perbelanjaan baru di Jakarta. Apabila perlu, tidak boleh ada lagi penambahan mal baru di Jabodetabek. Dengan larangan ini, tidak akan ada lagi penambahan urbanisasi tenaga kerja baru ke Jakarta untuk bekerja di pusat-pusat perbelanjaan dan pertokoan tersebut.
Kedua, tidak boleh ada lagi hotel baru dibangun di Jakarta. Dengan otonomi daerah, seharusnya berbagai kegiatan pemerintahan telah dilaksanakan di daerah. Oleh karena itu, seharusnya daerahlah yang didorong membangun hotel baru sejalan dengan bergeraknya uang ke daerah.
Ketiga, sudah saatnya pembangunan universitas baru dilarang di Jakarta dan sekitarnya. Dengan jalan itu, pemerintah berketetapan untuk mengembangkan universitas baru, negeri dan swasta, yang berkualitas dan murah di daerah. Tenaga-tenaga dosen muda di daerah diberi kesempatan memperoleh pendidikan lanjutan di luar negeri untuk kembali mengajar di daerah.
Presiden SBY dan kabinetnya serta masyarakat madani mungkin bisa mempertimbangkan pelbagai pandangan yang berfokus pada pentingnya pemindahan pusat pemerintahan, sehingga Jakarta tetap pusat bisnis dan ekonomi. "Nyaris tak ada jalan lain kecuali memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta, sebab ibukota sudah overload dan kemacetan semakin parah. Memindahkan pusat pemerintahan bisa menciptakan transformasi mental dan kultur baru bagi perubahan," kata pengamat sosal-budaya Taufik Rahzen.
Tanggapan Ganjar Pranowo
"Ibukota yang tepat menurut saya adalah Palangkaraya seperti ide Bung Karno dulu," ujar Anggota Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/7). Bung Karno, menurut Ganjar dulu sudah menghitung dengan baik kenapa pemilihan di Palangkaraya. Pertama Kalimantan adalah daerah aman gempa, tidak termasuk ring of fire, datar dan tidak ada gunung disana. Selain itu, Kalimantan dan Palangkaraya dekat dengan perbatasan. "Jadi kalau pusat ditaruh, maka perbatasan akan lebih terperhatikan," kata dia.
Apalagi luas Kalimantan Tengah dua kali luas pulau Jawa, jadi secara tata ruang bagus dan potensial untuk dikembangkan. Dengan dipindah maka akan menjadi sangat bagus seperti di negara Amerika Serikat. Dimana Washington DC pusat pemerintahan dan New York sebagai kota bisnis. "Anggap Washington seperti Salatiga yang sejuk dan tidak bising sehingga pemerintah lebih konsetrasi dalam bekerja," kata dia.
Ganjar menambahkan wacana pemindahan ibukota berawal karena persoalan DKI yang tidak dapat terurai. Sampai-sampai iring- iringan Presiden pun diprotes dalam surat pembaca. "Kalau bisa dirapikan, tidak perlu ada wacana pemindahan. Tapi memang tidak ada alternatif lain," kata dia.
Dalam benak SBY, barangkali, pemindahan pusat pemerintahan itu harusnya seperti Brazil yang memindahkan ibu kotanya begitu jauh dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Atau Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, dan Jerman dari Bonn ke Berlin. Karena jauh akhirnya orang pada pindah rumah.
Almarhum Prof Oto Sumarwoto dari Universitas Padjadjaran pernah menyatakan, kalau seperti Malaysia itu tanggung dan tidak sepenuh hati. Cuma 40 km. Sehingga sebagian tidak pindah rumah dan akhirnya jadi jauh dan macet. Namun kalau dekat, misalnya di Jonggol atau Sentul, niscaya orang Tangerang, Bogor, Jakarta, Bekasi, Depok tetap tinggal di rumahnya dan berkantor di ibu kota baru. Jalan jauh dan kemacetan pun terus berlangsung.
Dalam konteks ini, pertama-tama kita harus sadar bahwa pemindahan ibu kota dari satu kota ke kota lain adalah hal yang biasa dilakukan. Itulah yang dilakukan oleh Amerika Serikat, Jepang, Australia, Jerman, dan Brazil sebagaimana disebutkan di awal tulisan ini. Indonesia sendiri pernah memindahkan ibu kotanya dari Jakarta ke Yogyakarta pada 1946 bahkan pernah pula ke Bukittinggi, Sumatra Barat, pada 1948.
Di 1950 Presiden Soekarno pernah membuat wacana memindahkan Ibu kota ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tapi itu hanya wacana tanpa tindak lanjut. Over populasi (jumlah penduduk melebihi daya tampung) merupakan penyebab utama kenapa banyak negara memindahkan ibu kotanya. Sebagai contoh saat ini Jepang dan Korea Selatan tengah merencanakan pemindahan ibukota negara mereka.
Jepang ingin memindahkan ibu kotanya karena wilayah Tokyo Megapolitan jumlah penduduknya sudah terlampau besar yaitu: 33 juta jiwa. Korsel pun begitu karena wilayah kota Seoul dan sekitarnya jumlah penduduknya sudah mencapai 22 juta. Bekas ibukota AS, New York dan sekitarnya total penduduknya mencapai 22 juta jiwa.
Jakarta sendiri menurut mantan Gubernur DKI, Ali Sadikin, dirancang Belanda untuk menampung 800.000 penduduk. Namun ternyata di saat Ali menjabat Gubernur, jumlah penduduk Jakarta membengkak jadi 3,5 juta dan sekarang membengkak lagi hingga daerah Metropolitan Jakarta yang meliputi Jabodetabek mencapai total 23 juta jiwa.
Kemacetan Jakarta dan sekitarnya, yang menjadi sorotan pers dalam beberapa hari terakhir, kiranya tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomis (Kompas, 26/0710). Kerugian yang dialami juga menyangkut kerugian sosial dan psikis.
Kini kita melihat, di Jakarta kendaraan merambat perlahan. Teriakan klakson bergantian. Saling mendahului. Polisi dengan masker menutupi hidung sesekali melambaikan tangan. Jalan seakan menyempit. Tak lagi mampu menampung deretan kendaraan yang berlomba mencapai tujuan.
A Sonny Keraf, Menteri Lingkungan Hidup era Presiden Megawati menyingkapkan bahwa agar Jakarta tidak bertambah parah macetnya, penting adanya larangan bagi pembangunan baru untuk minimal tiga bidang.
Pertama, tidak boleh ada lagi penambahan pembangunan mal atau pusat perbelanjaan baru di Jakarta. Apabila perlu, tidak boleh ada lagi penambahan mal baru di Jabodetabek. Dengan larangan ini, tidak akan ada lagi penambahan urbanisasi tenaga kerja baru ke Jakarta untuk bekerja di pusat-pusat perbelanjaan dan pertokoan tersebut.
Kedua, tidak boleh ada lagi hotel baru dibangun di Jakarta. Dengan otonomi daerah, seharusnya berbagai kegiatan pemerintahan telah dilaksanakan di daerah. Oleh karena itu, seharusnya daerahlah yang didorong membangun hotel baru sejalan dengan bergeraknya uang ke daerah.
Ketiga, sudah saatnya pembangunan universitas baru dilarang di Jakarta dan sekitarnya. Dengan jalan itu, pemerintah berketetapan untuk mengembangkan universitas baru, negeri dan swasta, yang berkualitas dan murah di daerah. Tenaga-tenaga dosen muda di daerah diberi kesempatan memperoleh pendidikan lanjutan di luar negeri untuk kembali mengajar di daerah.
Presiden SBY dan kabinetnya serta masyarakat madani mungkin bisa mempertimbangkan pelbagai pandangan yang berfokus pada pentingnya pemindahan pusat pemerintahan, sehingga Jakarta tetap pusat bisnis dan ekonomi. "Nyaris tak ada jalan lain kecuali memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta, sebab ibukota sudah overload dan kemacetan semakin parah. Memindahkan pusat pemerintahan bisa menciptakan transformasi mental dan kultur baru bagi perubahan," kata pengamat sosal-budaya Taufik Rahzen.
Tanggapan Ganjar Pranowo
"Ibukota yang tepat menurut saya adalah Palangkaraya seperti ide Bung Karno dulu," ujar Anggota Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/7). Bung Karno, menurut Ganjar dulu sudah menghitung dengan baik kenapa pemilihan di Palangkaraya. Pertama Kalimantan adalah daerah aman gempa, tidak termasuk ring of fire, datar dan tidak ada gunung disana. Selain itu, Kalimantan dan Palangkaraya dekat dengan perbatasan. "Jadi kalau pusat ditaruh, maka perbatasan akan lebih terperhatikan," kata dia.
Apalagi luas Kalimantan Tengah dua kali luas pulau Jawa, jadi secara tata ruang bagus dan potensial untuk dikembangkan. Dengan dipindah maka akan menjadi sangat bagus seperti di negara Amerika Serikat. Dimana Washington DC pusat pemerintahan dan New York sebagai kota bisnis. "Anggap Washington seperti Salatiga yang sejuk dan tidak bising sehingga pemerintah lebih konsetrasi dalam bekerja," kata dia.
Ganjar menambahkan wacana pemindahan ibukota berawal karena persoalan DKI yang tidak dapat terurai. Sampai-sampai iring- iringan Presiden pun diprotes dalam surat pembaca. "Kalau bisa dirapikan, tidak perlu ada wacana pemindahan. Tapi memang tidak ada alternatif lain," kata dia.
Jaden Smith Berguru pada Jackie Chan
LONDON - Jaden Smith, pemeran Dre dalam film remake The Karate Kid, sungguh beruntung bertemu guru kungfu sebaik Jackie Chan. Tak hanya mengajari gerakan, Chan yang bermain dalam film itu memberi tahu putra aktor Will Smith tersebut tentang esensi bela diri.
"Inti kungfu adalah menghargai orang lain. Jika kamu menjatuhkan seseorang, berhentilah dan bantulah dia untuk bangkit," tutur Chan sebagaimana dikutip BBC kemarin (27/7). Chan berada di Inggris untuk premiere film Karate Kid hari ini.
Di usianya kini, Chan memiliki orientasi berbeda dibandingkan ketika muda dalam urusan film. "Ketika muda, saya tidak begitu peduli pada unsur mendidik di film. Yang saya pedulikan adalah uang dan box office. Hingga banyak orang yang akhirnya meniru hal-hal buruk yang saya lakukan dalam film," tutur pengisi suara film Kung Fu Panda itu.
Chan memberi contoh filmnya, Drunken Master I dan II. Di film pertama, Chan seolah mengajari penonton untuk mabuk-mabukan dan bertarung. Tapi, "kesalahan" itu ditebusnya dengan film Drunken Master II, yang menyelipkan pesan kuat, jangan mabuk dan jangan berkelahi. "Box office kini tak begitu penting lagi. Saya ingin melakukan sesuatu yang berarti, seperti dalam Karate Kid," ujarnya.
"Inti kungfu adalah menghargai orang lain. Jika kamu menjatuhkan seseorang, berhentilah dan bantulah dia untuk bangkit," tutur Chan sebagaimana dikutip BBC kemarin (27/7). Chan berada di Inggris untuk premiere film Karate Kid hari ini.
Di usianya kini, Chan memiliki orientasi berbeda dibandingkan ketika muda dalam urusan film. "Ketika muda, saya tidak begitu peduli pada unsur mendidik di film. Yang saya pedulikan adalah uang dan box office. Hingga banyak orang yang akhirnya meniru hal-hal buruk yang saya lakukan dalam film," tutur pengisi suara film Kung Fu Panda itu.
Chan memberi contoh filmnya, Drunken Master I dan II. Di film pertama, Chan seolah mengajari penonton untuk mabuk-mabukan dan bertarung. Tapi, "kesalahan" itu ditebusnya dengan film Drunken Master II, yang menyelipkan pesan kuat, jangan mabuk dan jangan berkelahi. "Box office kini tak begitu penting lagi. Saya ingin melakukan sesuatu yang berarti, seperti dalam Karate Kid," ujarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)