London– Sue O’Grady, nenek berusia 62 tahun asal Sprotbrough, Doncaster, Inggris akan berkeliling dunia selama 10 tahun dengan mengendarai sepeda motor.
Untuk mendukung niatan gilanya, nenek Sue yang mantan tukang cukur di sebuah salon, bahkan menjual seluruh kekayaannya, termasuk rumah miliknya yang bernilai 200 ribu poundsterling atau sekitar Rp 2,7 miliar. Alasan Nenek Sue untuk melakukan ini semua adalah impiannya menaiki motor gede (moge) Harley Davidson dan berkeliling dunia dengan motornya tersebut.
“Saya cinta dengan rumah saya. Saya tinggal di sana berpuluh-puluh tahun dan semuanya sudah saya dapat di sana. Saya suka dengan Harley saya dan saya ingin merasakan motor ini sebagai rumah saya,” ujar Nenek Sue, seperti dikutip Yorkshirepost.co.uk dan dilansir inilah.com, Rabu (15/9).
Jika anda bertanya, apakah Nenek Sue akan mampu berkeliling dunia, jawabannya adalah Nenek Sue akan mampu menaklukkannya. Nenek Sue adalah seorang biker di Inggris. Ia sudah pernah berkendara dengan motor sejauh 100 ribu mil keliling Inggris ditemani dengan Harley Davidson Owners Group (HOG) Inggris.
“Mereka (HOG) berpikir kalau saya gila. Tapi menurut saya, hidup hanya sekali dan saya akan membuat hidup saya menjadi berarti selagi saya masih hidup,” ujar Nenek Sue.
Jumat, 17 September 2010
Minggu, 12 September 2010
Kecoa.........????
Nottingham–Hanya karena hidup di tempat kotor, kecoa sering dianggap sebagai biangnya kuman penyakit. Padahal serangga yang sebetulnya justru sangat higienis ini ternyata mengandung senyawa kimia yang ampuh membasmi kuman-kuman super (superbugs).
Dikutip dari Telegraph, Minggu (5/9), para ahli dari Nottingham University mengungkap bahwa kecoa mempunyai lebih banyak manfaat dibanding risiko kesehatan. Penelitian terbaru di kampus tersebut membuktikan bahwa serangga ini mengandung senyawa mematikan untuk membunuh bakteri.
Sampel jaringan yang diambil dari otak dan sistem syaraf kecoa menunjukkan sedikitnya ada sembilan kandungan senyawa yang bersifat toksik atau beracun bagi bakteri. Senyawa itu bahkan diklaim mampu membunuh hingga 90 persen bakteri super termasuk Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan Escherichia coli.
Bakter-bakteri super itu tengah menjadi ancaman serius bagi dunia kesehatan pada umumnya, sebab kemampuan bermutasi membuatnya makin kebal terhadap antibiotik yang ada saat itu. Padahal pengembangan antibiotik baru tidak selalu mudah, sebab kadang-kadang efek sampingnya justru membahayakan pasien.
Namun dari sembilan senyawa yang ditemukan pada kecoa dan beberapa spesies serangga lain termasuk belalang, para peneliti tidak menemukan efek samping yang serius bagi manusia. Oleh karena itu temuan ini dinilai telah memberikan harapan baru dalam upaya mengendalikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri super.
Temuan ini juga sekaligus memperbaiki citra kecoa sebagai serangga yang selalu diidentikkan dengan lingkungan kotor. Padahal meski hidup di tempat sampah dan saluran pembuangan limbah, kecoa termasuk binatang paling higienis karena rajin membersihkan diri seperti halnya kucing.
Beberapa penelitian menunjukkan, bakteri jauh lebih suka hidup di kulit manusia dibandingkan di permukaan tubuh kecoa. Karena itu, mengambil makanan tanpa cuci tangan sebenarnya sama joroknya dengan menyantap makanan yang baru saja dilewati kecoa.
Kalaupun ada gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kecoa, maka yang paling bertanggung jawab adalah kotorannya. Beberapa senyawa dalam feses dan urin kecoa mengandung senyawa yang dapat memicu reaksi alergi bagi sebagian orang, berupa ruam di kulit dan reaksi lain termasuk serangan asma.
Dikutip dari Telegraph, Minggu (5/9), para ahli dari Nottingham University mengungkap bahwa kecoa mempunyai lebih banyak manfaat dibanding risiko kesehatan. Penelitian terbaru di kampus tersebut membuktikan bahwa serangga ini mengandung senyawa mematikan untuk membunuh bakteri.
Sampel jaringan yang diambil dari otak dan sistem syaraf kecoa menunjukkan sedikitnya ada sembilan kandungan senyawa yang bersifat toksik atau beracun bagi bakteri. Senyawa itu bahkan diklaim mampu membunuh hingga 90 persen bakteri super termasuk Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan Escherichia coli.
Bakter-bakteri super itu tengah menjadi ancaman serius bagi dunia kesehatan pada umumnya, sebab kemampuan bermutasi membuatnya makin kebal terhadap antibiotik yang ada saat itu. Padahal pengembangan antibiotik baru tidak selalu mudah, sebab kadang-kadang efek sampingnya justru membahayakan pasien.
Namun dari sembilan senyawa yang ditemukan pada kecoa dan beberapa spesies serangga lain termasuk belalang, para peneliti tidak menemukan efek samping yang serius bagi manusia. Oleh karena itu temuan ini dinilai telah memberikan harapan baru dalam upaya mengendalikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri super.
Temuan ini juga sekaligus memperbaiki citra kecoa sebagai serangga yang selalu diidentikkan dengan lingkungan kotor. Padahal meski hidup di tempat sampah dan saluran pembuangan limbah, kecoa termasuk binatang paling higienis karena rajin membersihkan diri seperti halnya kucing.
Beberapa penelitian menunjukkan, bakteri jauh lebih suka hidup di kulit manusia dibandingkan di permukaan tubuh kecoa. Karena itu, mengambil makanan tanpa cuci tangan sebenarnya sama joroknya dengan menyantap makanan yang baru saja dilewati kecoa.
Kalaupun ada gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kecoa, maka yang paling bertanggung jawab adalah kotorannya. Beberapa senyawa dalam feses dan urin kecoa mengandung senyawa yang dapat memicu reaksi alergi bagi sebagian orang, berupa ruam di kulit dan reaksi lain termasuk serangan asma.
Air dalam sayuran lebih mudah diserap
Mengonsumsi air putih memang diketahui bagus untuk kesehatan kulit. Tapi air yang terdapat di dalam sayur-sayuran ternyata memiliki manfaat yang lebih baik dan lebih mudah masuk ke dalam sel sehingga bisa membuat kulit tampak lebih muda.
Kulit adalah kehidupan kecil dari seluruh tubuh dan mencerminkan apa yang terjadi di dalamnya. Kunci untuk menjaga kesehatan yang prima adalah menjaga kekuatan sel agar kuat menampung air seperti yang dilakukan oleh sel-sel muda.
Jika seseorang bisa memperbaiki membran selnya, mulai dari sel otak, sel jantung dan juga sel jaringan ikat di kulit terluar sambil menarik air dan nutrisinya maka seseorang dapat melawan proses penuaan dan penyakit.
Pada usia awal 30 tahun, terkadang ditemukan tanda-tanda penuaan seperti kulit yang mulai menjadi kering, pola tidur berubah, serta proses pencernaan yang mulai melambat. Hal ini disebabkan kemampuan sel-sel untuk menampung air semakin melemah.
Seperti dikutip dari Dailymail, Senin (6/9) air yang terkandung di dalam buah-buahan dan sayuran dikelilingi oleh molekul yang bisa membantunya masuk ke dalam sel lebih mudah. Selain itu buah dan sayuran juga kaya akan antioksidan, mineral dan vitamin B yang digunakan tubuh untuk metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Misalnya untuk semangka dan mentimun mengandung 97 persen air, tomat mengandung 95 persen air, terong mengandung 92 persen, wortel mengandung 88 persen air, buncis yang dimasak mengandung 77 persen air, dada ayam panggang mengandung 65 persen air dan salmon panggang mengandung 62 persen air.
Hampir semua makanan mengandung air, tapi untuk makanan yang alami akan mengandung air lebih banyak. Buah-buahan dan sayuran memiliki air yang kaya akan nutrisi, karenanya ia bisa tetap berada di dalam sistem tubuh cukup lama agar bisa dimanfaatkan lebih baik.
Ketika sel-sel tidak mendapatkan asupan air yang cukup atau mulai dehidrasi, maka ia akan rusak dan tidak bisa berfungsi secara optimal. Hal ini akan memicu kerusakan jaringan di tubuh yang bisa disebut sebagai tanda penuaan. Dan seiring bertambahnya usia, maka tubuh akan kehilangan air secara alami.
Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari sayuran ini, akan lebih baik jika sayuran tersebut dimakan mentah atau dimasak sebentar. Karena merebus sayuran terlalu lama bisa memecahkan sel membran dan memungkinkan air untuk keluar dari sel. Untuk mendapatkan asupan air yang cukup tidak hanya terbatas pada berapa jumlah air putih yang sudah diminum, tapi bagaimana air tersebut bisa masuk ke dalam sel dan jaringan ikat serta menjaganya sehingga sel bisa berfungsi dengan baik.
Karenanya untuk membuat membran sel lebih kuat, diperlukan cara untuk mendorong regenerasi jaringan ikat dan menjaga respons imun dengan cara membanjiri tubuh dengan nutrisi dan air yang mudah masuk ke dalam sel.
Kulit adalah kehidupan kecil dari seluruh tubuh dan mencerminkan apa yang terjadi di dalamnya. Kunci untuk menjaga kesehatan yang prima adalah menjaga kekuatan sel agar kuat menampung air seperti yang dilakukan oleh sel-sel muda.
Jika seseorang bisa memperbaiki membran selnya, mulai dari sel otak, sel jantung dan juga sel jaringan ikat di kulit terluar sambil menarik air dan nutrisinya maka seseorang dapat melawan proses penuaan dan penyakit.
Pada usia awal 30 tahun, terkadang ditemukan tanda-tanda penuaan seperti kulit yang mulai menjadi kering, pola tidur berubah, serta proses pencernaan yang mulai melambat. Hal ini disebabkan kemampuan sel-sel untuk menampung air semakin melemah.
Seperti dikutip dari Dailymail, Senin (6/9) air yang terkandung di dalam buah-buahan dan sayuran dikelilingi oleh molekul yang bisa membantunya masuk ke dalam sel lebih mudah. Selain itu buah dan sayuran juga kaya akan antioksidan, mineral dan vitamin B yang digunakan tubuh untuk metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Misalnya untuk semangka dan mentimun mengandung 97 persen air, tomat mengandung 95 persen air, terong mengandung 92 persen, wortel mengandung 88 persen air, buncis yang dimasak mengandung 77 persen air, dada ayam panggang mengandung 65 persen air dan salmon panggang mengandung 62 persen air.
Hampir semua makanan mengandung air, tapi untuk makanan yang alami akan mengandung air lebih banyak. Buah-buahan dan sayuran memiliki air yang kaya akan nutrisi, karenanya ia bisa tetap berada di dalam sistem tubuh cukup lama agar bisa dimanfaatkan lebih baik.
Ketika sel-sel tidak mendapatkan asupan air yang cukup atau mulai dehidrasi, maka ia akan rusak dan tidak bisa berfungsi secara optimal. Hal ini akan memicu kerusakan jaringan di tubuh yang bisa disebut sebagai tanda penuaan. Dan seiring bertambahnya usia, maka tubuh akan kehilangan air secara alami.
Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari sayuran ini, akan lebih baik jika sayuran tersebut dimakan mentah atau dimasak sebentar. Karena merebus sayuran terlalu lama bisa memecahkan sel membran dan memungkinkan air untuk keluar dari sel. Untuk mendapatkan asupan air yang cukup tidak hanya terbatas pada berapa jumlah air putih yang sudah diminum, tapi bagaimana air tersebut bisa masuk ke dalam sel dan jaringan ikat serta menjaganya sehingga sel bisa berfungsi dengan baik.
Karenanya untuk membuat membran sel lebih kuat, diperlukan cara untuk mendorong regenerasi jaringan ikat dan menjaga respons imun dengan cara membanjiri tubuh dengan nutrisi dan air yang mudah masuk ke dalam sel.
Variasi Biang Keringat
Biang keringat merupakan kelainan kulit yang disebabkan tersumbatnya kelenjar keringat. Berdasarkan kedalaman sumbatannya, biang keringat dibagi dalam 3 tipe, yaitu:
* Tipe Pertama
Sumbatan terjadi di permukaan lapisan jangat atau lapisan tanduk sehingga lokasinya dangkal sekali. Biang keringat tipe inilah yang paling umum dan sering terjadi. Gejalanya, pada kulit tubuh bayi yang sering keringatan akan tampak mengelupas, kering, dan kasat. Gejala ini biasanya dipicu oleh panasnya udara. "Biang keringat tipe ini ditandai bintik-bintik berisi air kecil-kecil dan akan mudah pecah sendiri karena lokasinya yang masih dangkal sekali,"
* Tipe Dua
Lokasi sumbatan di bagian lapisan jangat yang lebih dalam. Selain kulit menjadi bruntusan merah, juga disertai rasa gatal. Itulah mengapa, biang keringat tipe ini irritable atau mengganggu. Bayi yang mengalami biang keringat tipe dua akan menjadi rewel akibat rasa gatal. "
Orang tua biasanya akan mengeluh pola tidur bayinya terganggu seperti gelisah, tak nyenyak, dan lainnya. Ini bisa dijadikan indikator rasa gatal pada bayinya mengingat bayi belum bisa bicara," tutur dr.Ari Sp.A. Tak ada tanda lain semisal panas karena biang keringat bukan penyakit infeksi. Kita hanya bisa melihat reaksi tubuh yang membuat bayi jadi gatal. "Bila ibu merawat sendiri bayinya, maka biang keringat bisa cepat ketahuan karena naluri juga berperan besar," lanjut Ari.
* Tipe Tiga
Sumbatan terjadi di subkutis yang letaknya di bawah lapisan jangat. Jadi, sumbatannya lebih dalam dibanding tipe dua. Biasanya tipe tiga terjadi di daerah-daerah yang suhunya sangat panas. Walaupun Indonesia termasuk negara tropis, namun biang keringat tipe tiga jarang terjadi. "Mungkin faktor angin sangat mempengaruhi sehingga suhu di Indonesia tak terlalu panas. Lain halnya dengan negara lain yang suhunya mungkin mencapai 40 derajat Celcius," tutur Ari. Biang keringat tipe tiga ditandai bintil-bintil pada kulit dan bila diraba akan terasa agak keras. Bintil-bintil ini sekilas mirip jerawat batu.
* Tipe Pertama
Sumbatan terjadi di permukaan lapisan jangat atau lapisan tanduk sehingga lokasinya dangkal sekali. Biang keringat tipe inilah yang paling umum dan sering terjadi. Gejalanya, pada kulit tubuh bayi yang sering keringatan akan tampak mengelupas, kering, dan kasat. Gejala ini biasanya dipicu oleh panasnya udara. "Biang keringat tipe ini ditandai bintik-bintik berisi air kecil-kecil dan akan mudah pecah sendiri karena lokasinya yang masih dangkal sekali,"
* Tipe Dua
Lokasi sumbatan di bagian lapisan jangat yang lebih dalam. Selain kulit menjadi bruntusan merah, juga disertai rasa gatal. Itulah mengapa, biang keringat tipe ini irritable atau mengganggu. Bayi yang mengalami biang keringat tipe dua akan menjadi rewel akibat rasa gatal. "
Orang tua biasanya akan mengeluh pola tidur bayinya terganggu seperti gelisah, tak nyenyak, dan lainnya. Ini bisa dijadikan indikator rasa gatal pada bayinya mengingat bayi belum bisa bicara," tutur dr.Ari Sp.A. Tak ada tanda lain semisal panas karena biang keringat bukan penyakit infeksi. Kita hanya bisa melihat reaksi tubuh yang membuat bayi jadi gatal. "Bila ibu merawat sendiri bayinya, maka biang keringat bisa cepat ketahuan karena naluri juga berperan besar," lanjut Ari.
* Tipe Tiga
Sumbatan terjadi di subkutis yang letaknya di bawah lapisan jangat. Jadi, sumbatannya lebih dalam dibanding tipe dua. Biasanya tipe tiga terjadi di daerah-daerah yang suhunya sangat panas. Walaupun Indonesia termasuk negara tropis, namun biang keringat tipe tiga jarang terjadi. "Mungkin faktor angin sangat mempengaruhi sehingga suhu di Indonesia tak terlalu panas. Lain halnya dengan negara lain yang suhunya mungkin mencapai 40 derajat Celcius," tutur Ari. Biang keringat tipe tiga ditandai bintil-bintil pada kulit dan bila diraba akan terasa agak keras. Bintil-bintil ini sekilas mirip jerawat batu.
Jumat, 10 September 2010
Pemindahan Sinar Bukan tak Mungkin
LONDON - Para ilmuwan menemukan sinar pengangkut yang mampu memindah obyek lebih besar pada jarak lebih jauh dari sebelumnya.
Satu tim peneliti di Australian National University (ANU) di Canberra, Australia lewat penelitian mereka telah makin baju dalam ilmu transportasi molekular, yang menjadi terkenal berkat slogan Beam me up, Scotty, dari serial televisi Star Trek.
Lewat cahaya energi yang mereka sebut tractor beam, para ilmuwan berhasil memindahkan partikel-partikel kecil hingga 59 inci. Para fisikawan sejak bertahun-tahun lalu mampu memanipulasi partikel kecil dalam jarak sangat dekat menggunakan laser.
Tapi, Andrei Rhode, salah satu peneliti dari ANU, mengatakan teknik yang dikembangkan timnya bisa memindah obyek seratus kali kalau ukuran jaraknya hampir satu setengah meter. Metode ini melibatkan sinar laser kaca berongga sekitar partikel yang memanaskan udara sekitar mereka.
Pusat balok yang memukul partikel-partikel tetap dingin sehingga mereka ditarik ke arah sinar hangat ujungnya. Tetapi, molekul udara yang dipanaskan terpental di sekitar permukaan partikel kaca dan menyentuh mereka kembali ke pusat yang lebih dingin.
Dr Rhode menjelaskan, dengan menggunakan dua balok laser, partikel-partikel bisa dimanipulasi untuk bergerak ke arah yang berbeda. "Kami pikir teknik ini bisa bekerja bahkan pada jarak yang lebih jauh dari yang sudah kami uji coba. Dengan partikel-partikel dan laser yang kami gunakan, saya kira sampai 10 meter," jelas Dr Rhode, seperti dikutip Daily Mail.
Jarak maksimum yang bisa dicapai oleh dia dan timnya terbatas pada peralatan dalam laboratorium. Tetapi, dia mengatakan teknik tersebut tidak sama dengan tractor beam dalam Star Trek. Teknik para peneliti ANU tidak akan bekerja di luar angkasa dimana ada ruang hampa.
"Di bumi ada banyak kemungkinan penerapan, seperti untuk memindahkan zat dan kuman berbahaya."
Satu tim peneliti di Australian National University (ANU) di Canberra, Australia lewat penelitian mereka telah makin baju dalam ilmu transportasi molekular, yang menjadi terkenal berkat slogan Beam me up, Scotty, dari serial televisi Star Trek.
Lewat cahaya energi yang mereka sebut tractor beam, para ilmuwan berhasil memindahkan partikel-partikel kecil hingga 59 inci. Para fisikawan sejak bertahun-tahun lalu mampu memanipulasi partikel kecil dalam jarak sangat dekat menggunakan laser.
Tapi, Andrei Rhode, salah satu peneliti dari ANU, mengatakan teknik yang dikembangkan timnya bisa memindah obyek seratus kali kalau ukuran jaraknya hampir satu setengah meter. Metode ini melibatkan sinar laser kaca berongga sekitar partikel yang memanaskan udara sekitar mereka.
Pusat balok yang memukul partikel-partikel tetap dingin sehingga mereka ditarik ke arah sinar hangat ujungnya. Tetapi, molekul udara yang dipanaskan terpental di sekitar permukaan partikel kaca dan menyentuh mereka kembali ke pusat yang lebih dingin.
Dr Rhode menjelaskan, dengan menggunakan dua balok laser, partikel-partikel bisa dimanipulasi untuk bergerak ke arah yang berbeda. "Kami pikir teknik ini bisa bekerja bahkan pada jarak yang lebih jauh dari yang sudah kami uji coba. Dengan partikel-partikel dan laser yang kami gunakan, saya kira sampai 10 meter," jelas Dr Rhode, seperti dikutip Daily Mail.
Jarak maksimum yang bisa dicapai oleh dia dan timnya terbatas pada peralatan dalam laboratorium. Tetapi, dia mengatakan teknik tersebut tidak sama dengan tractor beam dalam Star Trek. Teknik para peneliti ANU tidak akan bekerja di luar angkasa dimana ada ruang hampa.
"Di bumi ada banyak kemungkinan penerapan, seperti untuk memindahkan zat dan kuman berbahaya."
Menkominfo Terima 50 Pengaduan Internet Per Hari
DEPOK - Pascapeluncuran layanan telepon berupa pengaduan dampak negatif internet, Yayasan Keluarga Kreatif Indonesia (YKKI) mendapatkan respon dari masyarakat setiap hari. Selama tiga pekan diluncurkan, YKKI menerima pengaduan warga hingga 50 telepon setiap hari.
Dewan Pembina YKKI Sri Rahayu Purwatiningsih, yang juga istri dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengatakan laporan pengaduan warga rata - rata berupa edukasi dampak situs negatif. Selain itu, kata Sri, warga juga banyak menanyakan cara memblokir situs negatif.
"Laporan pengaduan sampai hari ini trafficnya rata-rata 40 sampai 50 telepon per hari, kebanyakan bertanya bagaimana cara memfilter, dan pengaduan masyarakat langsung kami sampaikan ke Telkom," ujarnya kepada okezone, Rabu (08/09/10).
Hingga saat ini, kata Sri, pihaknya sudah memblokir 15 situs negatif sesuai laporan masyarakat. Rata _ rata, lanjut Sri, laporan justru diajukan oleh para akademisi maupun mahasiswa. "Tak hanya orang tua, tapi justru mahasiswa yang banyak berperan melaporkan situs - situs negatif seperti situs porno, penipuan, ataupun game online, ini semua memang karena kesadaran masyarakat yang sudah tinggi," tegasnya.
Layanan YKKI ini ditujukan bagi pengguna internet yang ingin mengeluhkan dampak negatif internet. Mereka dapat menghubungi call center di nomor 0800.1000.147 yang aktif selama 24 jam setiap hari.
Dewan Pembina YKKI Sri Rahayu Purwatiningsih, yang juga istri dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengatakan laporan pengaduan warga rata - rata berupa edukasi dampak situs negatif. Selain itu, kata Sri, warga juga banyak menanyakan cara memblokir situs negatif.
"Laporan pengaduan sampai hari ini trafficnya rata-rata 40 sampai 50 telepon per hari, kebanyakan bertanya bagaimana cara memfilter, dan pengaduan masyarakat langsung kami sampaikan ke Telkom," ujarnya kepada okezone, Rabu (08/09/10).
Hingga saat ini, kata Sri, pihaknya sudah memblokir 15 situs negatif sesuai laporan masyarakat. Rata _ rata, lanjut Sri, laporan justru diajukan oleh para akademisi maupun mahasiswa. "Tak hanya orang tua, tapi justru mahasiswa yang banyak berperan melaporkan situs - situs negatif seperti situs porno, penipuan, ataupun game online, ini semua memang karena kesadaran masyarakat yang sudah tinggi," tegasnya.
Layanan YKKI ini ditujukan bagi pengguna internet yang ingin mengeluhkan dampak negatif internet. Mereka dapat menghubungi call center di nomor 0800.1000.147 yang aktif selama 24 jam setiap hari.
Rekor Manusia Terkecil
BOGOTA — He Pingping (21), manusia terkecil di dunia (74,61 sentimeter), versi Guinness World Records asal Mongolia telah meninggal dunia pada 13 Maret 2010 di Roma, Italia.
Edward Nino Hernandez (24), pria asal Bogota, Venezuela, bakal menggantikan posisi He Pingping sebagai manusia terkecil di dunia. "Edward memiliki tinggi badan 70,21 sentimenter (2 kaki 3,46 inci)," kata Nohemi, ibunya, saat mengajak Edward berjalan-jalan pada Senin (6/9/2010).
Dalam gambar yang dirilis pada Senin lalu terlihat betapa kecilnya Edward dibanding saudaranya yang berusia 11 tahun.
Edward dinobatkan sebagai manusia terpendek di dunia. Dia berdiri di belakang sertifikat Guinness World Record di rumahnya di Bogota, Kolombia, pada Senin lalu.
Edward Nino Hernandez (24), pria asal Bogota, Venezuela, bakal menggantikan posisi He Pingping sebagai manusia terkecil di dunia. "Edward memiliki tinggi badan 70,21 sentimenter (2 kaki 3,46 inci)," kata Nohemi, ibunya, saat mengajak Edward berjalan-jalan pada Senin (6/9/2010).
Dalam gambar yang dirilis pada Senin lalu terlihat betapa kecilnya Edward dibanding saudaranya yang berusia 11 tahun.
Edward dinobatkan sebagai manusia terpendek di dunia. Dia berdiri di belakang sertifikat Guinness World Record di rumahnya di Bogota, Kolombia, pada Senin lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)


